Laman

Sunday, June 5, 2016

Cara Memandang Uang


Menurut beberapa ahli keuangan atau ekonomi, ada beberapa cara memandang terhadap uang yaitu, cara memandang seperti orang miskin, orang kelas menengah dan orang kaya.

Cara memandang orang miskin digambarkan kepada mereka yang bekerja keras untuk mendapatkan penghasilan. Setelah bekerja, mereka mendapatkan uang, kemudian mereka membelanjakan semua uangnya. kelompok ini hampir tidak mempunyai tabungan atau investasi mereka selalu mengeluh tidak mempunyai penghasilan cukup, seolah penghasilannya kurang terus.

Kelompok kedua, memiliki cara pandang kelas menengah, mereka bekerja keras juga untuk mendapatkan penghasilan, setelah mendapatkan penghasilan mereka membelanjakan sebagian uangnya lalu menabung dari sisa belanjaannya. Ketika mereka mendapatkan penghasilan lebih banyak mereka akan membelanjakan tambahan biaya tersebut misal dengan membeli mobil atau handphone yang lebih bagus. Dalam kelompok ini mereka juga tidak mempunyai tabungan dan tidak mempunyai penghasilan lain dan hanya mengandalkan penghasilan dari pekerjaan mereka.

Kelompok terakhir adalah orang mempunyai cara pandang seperti orang kaya. Setelah mendapatkan penghasilan mereka meyisihkan terlebih dahulu untuk ditabung kemudian dibelanjakan. Kelompok ini tidak membeli rumah lebih besar lagi ketika mendapatkan penghasilan tambahan tapi mereka lebih senang menambah tabungannya. Tabungan mereka ini lalu digunakan untuk membeli aset seperti saham, reksa dana atau properti, sehingga aset mereka semakin banyak dan memberikan tambahan pendapatan juga. Kelompok ini memperoleh pendapatan setidaknya dari dua sumber yaitu dari pekerjaan mereka sehari-hari dan memperoleh pendapatan pasif dari asetnya.

Sunday, May 29, 2016

Mayora vs Indomie : Bakmi Mewah & Real Meat, Siapa yang juara ?


Mayora, kembali melebarkan sayapnya dengan meluncurkan produk mi instan terbarunya dengan merk Bakmi Mewah, Seperti kita ketahui, Mayora merupakan salah satu perusahaan makanan dan minuman (FMCG / Fast Moving Consumer Goods) yang cukup disegani di Indonesia dengan beberapa produk andalannya seperti Teh Pucuk, Torabika, Beng-Beng, dan biskuit Roma. 

Masuknya Mayora ke mie instant bisa dibilang baru, dengan produknya Bakmi Mewah menjadi bakmi pertama di Indonesia yang menghadirkan topping ayam dan jamur basah sesungguhnya dan dengan tagline pertama di Indonesia, bakmi ayam dengan daging ayam asli. Seperti biasa, launching produk dari Mayora selalu bersifat massive didukung dengan strategi ATL dan activity BTL, iklan TV muncul hampir disemua channel dengan brand ambassador Raffi Ahmad dan kegiatan sampling di supermarket dan hypermaket yang sangat meriah.

Indomie sebagai market leader mie instant di Indonesia tentunya tidak akan tinggal diam dengan produk Bakmi Mewah. Indomie selalu akan berusaha meyakinkan pasar bahwa tidak ada lagi merek mie instan lain yang lebih enak dan lebih berkualitas daripada Indomie. Sehingga jika orang ingin makan mie instan, mereka tidak akan tengok kanan-kiri lagi, dan akan langsung memilih Indomie.

Tidak butuh waktu lama bagi Indomie untuk mengeluarkan produk pesaing Bakmi Mewah dan seolah tidak mau kalah dengan Bakmi Mewah, Indomie mengeluarkan produk baru dengan nama Real Meat dan dengan tambahan tagline dengan daging ayam Asli sama seperti tagline Bakmi Mewah.

 Berikut beberapa perbedaan antaran Bakmi mewah dan Real Meat :

Dari bentuk kemasan Real Meat dan Bakmi Mewah terlihat mirip karena sama-sama mempunyai isi sebesar 110g, namun dari sisi warna dan packaging Real Meat terlihat lebih premium.
 
Dari sisi kandungan, sebagai perusahaan market leader dan berpengalaman dibidang mie Instant, Indomie Real Meat mempunyai keunggulan yaitu terdapat kandungan Vitamin A, B1, B6 dan B12 
 

Soal rasa mungkin sangat subjektif tapi inilah faktor pembeda antara Real Meat dan Bakmi Mewah. Real Meat yang mengusung nama Mie Instant Goreng saat setelah diaduk memang terlihat seperti mie goreng pada umumnya dengan mayoritas bumbu kecap dan mempunyai rasa manis sedangkan Bakmi Mewah memang lebih terkesan sebagai Bakmi atau Mie Ayam Bangka dengan rasa yang lebih gurih. Bagi yanag suka dengan rasa manis dan dengan lidah jawa Real Meat mungkin lebih cocok sedangkan yang menyukai rasa asin dan gurih mungkin akan lebih menyukai Bakmi Mewah.

Thursday, December 24, 2015

Memahami dan memperkuat customer engagement


Saat ini memahami konsumen menjadi penting dalam dunia marketing, apalagi ketika konsumen mulai ter-expose ratusan produk yang semakin gencar untuk dapat mendekati mereka. Salah satu cara untuk dapat memahami konsumen adalah customer engagement, yaitu menciptakan sebuah hubungan produk dengan konsumen dan melibatkan customer dalam kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan.


Untuk meningkatkan customer engagement, komunikasi dua arah merupakan hal wajib yang dilakukan oleh perusahaan, yaitu salah satunya dengan memanfaatkan media social sebagai saluran komukasi yang efektif, karena menawarkan komukasi yang interaktif antara perusahaan dan customer. Melalui media social customer juga dapat memberikan feedback bagi sebuah produk.


Berikut adalah beberapa cara atau langkah dalam memperkuat customer engagement :
  • Friend First : Memahami konsumen sebagai teman, sebelum melihat mereka sebagai pembeli produk. Amati detail keseharian konsumen termasuk profile media social mereka dan cara mereka berinteraksi dengan teman-temannya dan ekspresi yang diperlihatkannya.
  • Need Assesement : Memahami kebutuhan yang sebenarnya, bukan keinginan atau impian yang dibentuk oleh brand / marketing, seperti saat customer lebih membutuhkan sebuah kendaraan karena mesin yang tahan lama dan spare part yang mudah ditemui dibandingkan dengan model yang bagus yang telah diperbaharui oleh pihak brand / marketing.

  • Asksing around : Memahami siapa competitor sebenarnya, dengan bertanya kepada konsumen kita marketing / brand dapat memahami perkembangan produk lainnya di antara konsumen.

  • First date : Memahami hal yang paling menarik bagi konsumen dalam pengambilan keputusan. Contoh konsumen lebih mementingkan harga dibanding dengan kualitas, atau mementingkan kualitas dibanding dengan quantity.

  • Entering relationship : Memahami hambatan yang mungkin konsumen pikirkan ketika hendak membeli sebuah produk. Misal customer ingin mendapatkan ukuran produk yang lebih besar lagi agar konsumen tidak bolak-balik kembali ke toko untuk membeli.

  • Everyday life : Memahami konsumen dalam kehidupan sehari-hari secara menyeluruh. Apabila sebuah produk makanan jangan hanya mensurvei hal-hal yang berkaitan dengan makanan saja tapi penting juga memahami aspek kehidupan sehari-hari lainnya seperti kebudayaan dan adat istiadat.

Setelah sebuah perusahaan berhasil memahami data konsumen yang masuk selanjutnya adalah mengolah data dan menghasilkan temuan / perbaikan untuk mempekuat hubungan dengan konsumen.

Wednesday, December 9, 2015

Naik-naik dataran tinggi Dieng

Bagi yang suka pegunungan dan ingin menikmati udara dingin serta hamparan hijau pepohonan, Dieng bisa menjadi tujuan tempat wisata yang menarik dan menyenangkan. Saat datang ke Dieng, kita bisa menikmati empat ragam tempat wisata sekaligus yaitu Telaga, Kawah, Bukit dan Candi.

Selain alamnya yang indah Dieng juga menawarkan keindahan sunrise. Salah satu tujuan utama wisatawan datang ke Dieng adalah karena ingin berburu sunrise, jadi jangan heran saat di Dieng kita akan menemukan antrian ribuan orang yang ingin mendaki dan menikmati sunrise di Bukit Sikunir. Sebelum menikmati sunrise pastikan kita menggunakan jaket dan baju hangat lainnya karena suhu udaranya yang sangat dingin bisa mencapai dibawah sepuluh derajat celcius.

Saat datang ke tempat wisata, kurang lengkap rasanya kalau tidak mencoba kuliner khas daerah tersebut. Salah satu kuliner khas Dieng / Wonosobo yang wajib dicoba adalah Mie Ongklok. Mie Ongklok mempunyai ciri khas yaitu rasanya manis dan dihidangkan dengan bumbu kacang serta sate sapi cocok dimakan saat malam hari.

Perlu waktu sekitar 8 Jam perjalan untuk dapat sampai ke tempat wisata Dieng, yaitu 5 jam perjalanan melalui kereta dari Statiun Gambir - Purwokerto dan 3 jam perjalanan darat menggunakan bus.




  








Sunday, November 1, 2015

Menelusuri air terjun Umar maya dan Madu - Lombok

Lombok tidak hanya menawarkan keindahan pantainya saja, bagi kamu yang suka pegunungan Lombok bisa menjadi salah satu tempat tujuan wisata kamu. 

Lombok tidak hanya soal Gili Trawangan dan Gunung Rinjani saja, masih banyak tempat wisata lainnya yang sangat bagus tapi kurang terpublikasi, salah satunya Air Terjun Umar Maya dan Air Terjun Madu.

Air Terjun Umar Maya dan Air Terjun Madu merupakan satu aliran dari air terjun Mangku Sakti. Pemandangan air terjunnya pun mirip dengan air terjun Mangku Sakti yaitu dikelilingi oleh bebatauan.

Bagi yang mempunyai keberanian dengan ketinggian dapat mencoba dan menguji diri melompat di Air Terjun Umar Maya yang tingginya sekitar 20 meter lebih. Saat datang kesini banyak sekali orang yang ingin mencoba untuk membukti keberanian diri dengan melompat dari atas air terjun.

Rute untuk menuju air terjun Umar Maya dan Air Terjun Madu dapat melalui Sembalun atau Senaru, tapi menurut saya Senaru lebih dekat jika posisi berangkat dari Mataram, kira-kira dari Mataram sekitar 2,5 jam bila lewat Senaru.

Saat datang kesini, pastikan tetap menjaga kelestarian alam dan jangan buang sampah sembarangan :)