Laman

Saturday, March 18, 2017

Disruption : Buku baru Rhenald Kasali

Disruption, buku terbaru dari Rhenald Kasali yang diluncurkan awal Maret 2017. di Gramedia di jual dengan harga Rp 118.000.



Saat ini kita melihat banyak pergeseran dan penurunan perusahaan besar seperti Nokia, Blue Bird dan Samsung yang kalah dengan pemain-pemain baru. Hal tersebut karena semua tengah menghadapi persoalan yang sama, terbelenggu oleh pola pikir lama sehingga sulit menerima fakta-fakta dan cara-cara baru.

Apakah disruption itu ? Disruption adalah sebuah inovasi. Inilah inovasi yang akan menggantikan seluruh sistem lama dengan cara-cara baru. Disruption berpotensi menggantikan pemain-pemain lama dengan yang baru. Disruption menggantikan teknologi lama yang serbafisik dengan teknologi digital yang menghasilkan sesuai yang benar-benar baru dan lebih efisian serta lebih bermanfaat.

Buku ini sangat recommended dibaca di awal tahun karena membahas lebih dalam mengenai tantangan-tantangan apa saja yang akan hadir kedepannya.

Sunday, February 19, 2017

miniMARKET vs HYPERmarket : ikan kecil yang makan ikan besar

"Dulu Ikan besar besar makan ikan kecil, sekarang ikan kecil yang makan ikan besar."
Begitulah istilah yang pas untuk menggambarkan keadaan sekarang, jika sebelumnya Hypermart, Carrefour dan Giant sangat perkasa dalam mendominasi pasar retail, saat ini mereka mengalami penurunan dari sisi profit dan traffic konsumen, mereka kalah dengan minimarket seperti Indomaret, Alfamart dan 7 eleven, atau jika sebelumnya Blue Bird dan taksi Express sangat dominan dalam menyediakan moda transportasi darat, saat ini mereka kalah bersaing taksi online seperti Uber dan Grab.

Melihat kondisi itu, mari kita lihat bersama hal apa saja yang menjadi faktor sukses minimarket bisa terus bertumbuh mengalahkan perusahaan besar yang telah berkecimpung lebih lama seperti Hypermart, Carrefour dan Giant.
  • Waralaba minimarket. Ini salah satu faktor utama kenapa minimarket terus bertumbuh. Jika pada hypermarket dibatasi oleh kepemilikan perseorangan atau perseroan maka minimarket dapat lebih leluasa mendapatkan modal besar dikarenakan minimarket menggunakan sistem waralaba sehingga dapat dimiliki oleh siapa saja yang mempunyai modal.
  • Sangat dekat dengan pemukimam. Keberadaan minimarket yang begitu dekat dengan pemukiman menjadi faktor kedua mengapa minimarket menjadi pilihan konsumen, walau harganya sedikit diatas Hypermarket namun dari sisi waktu dan biaya transportai menjadi pertimbangan lainnya. 
  • Waktu operasional hingga malam hari. Saat ini sudah banyak kita temui minimarket yang buka 24 Jam. Hal ini sangat membantu konsumen apabila mereka mempunyai keperluan mendesak seperti susu anak atau minyak goreng yang sudah habis.
  • Mudah mencari parkir. Tempat parkir menjadi salah satu pertimbangan kenapa konsumen enggan atau malas pergi ke Hypermarket, selain sulit mencari tempat parkir, biaya parkir yang mahal membuat konsumen beralih ke minimarket seperti Alfamidi.
  • Terdapat ATM. Sekali dayung, dua hingga tiga pulau terlampaui. Begitulah kira-kira strategi yang diambil oleh minimakret, mereka menempatkan ATM sebagai alat bantu untuk menarik konsumen agar mau datang ke tempat mereka. Tidak jarang bagi sebagian orang yang awalnya tidak mau membeli akhirnya menjadi beli karena terpengaruhi oleh promo yang menarik.
  • Promo menarik. Mayoritas ibu-ibu sangat sensitif terhadap harga. Harga menjadi salah faktor yang mempengaruhi mereka dalam membeli, Seperti buy 2 get 1, diskon hingga 30% hingga beli produk susu gratis 1 liter minyak.

Thursday, February 9, 2017

Diabetasol vs Tropicana Slim, Siapa yang lebih manis dipasar pemanis ?


Pasar gula rendah kalori pengganti gula asli di Indonesia masih sangat terbuka luas, hal ini dikarenakan menurut WHO,  Indonesia berada kedalam peringkat 10 besar negara yang mempunyai penyakit diabetes tertinggi di dunia. Pola makan yang berlebihan, tidak pernah berolahraga, dan obesitas menjadi beberapa penyebab mengapa penyakit Diabetes terus meningkat.

Melihat peluang tersebut, Kalbe Nutritionals dengan produk unggulan Diabetasol dan PT Nutrifood Indonesia dengan produk unggulannya Tropicana slim terus bersaing dan berlomba memperebutkan market share gula rendah kalori pengganti gula.


Diabetasol, dengan tagline "Ahlinya solusi Diabetes" dan dengan campaign 3J-nya (Jumlah, Jenis dan Jadwal makan) hadir dengan 2 jenis produk yaitu Susu dan Sweetener (pemanis). Mayoritas penderita diabetes pasti mengenal Diabetasol, hal ini karena Diabetasol sendiri merupakan market leader untuk kategori susu diabetes. Saat ini Diabetasol terus berusaha untuk menjadi yang terbaik di kategori sweetener. Untuk produk gula rendah kalori, Diabetasol hanya mempunyai 1 varian yaitu Diabetasol Sweetener nol kalori dengan keunggulan rasa manisnya tidak berubah saat suhu tinggi.



Berbeda dengan Diabetasol yang hanya mempunyai 1 varian sweetener, Tropicana Slim hadir dengan berbagai macam pilihan varian produk gula rendah kalori yang disesuaikan dengan target market konsumennya antara lain Tropicana Slim Classic, DIABTX, Stevia, I sweet, dan lemon-C. Selain itu Tropicana Slim mempunyai berbagai macam produk yang dapat membantu mencegah penyakit diabetes seperti susu, sirup, kopi, mie goreng, beras merah, madu, kecap, dan minyak goreng.

Selain untuk membantu mencegah diabetes dan mengontrol kadar gula darah, Tropicana Slim juga mempunyai image sebagai produk untuk menjaga kesehatan dan menjaga badan agar tetap ideal. Tidak hanya menyasar penderita diabetes Tropicana Slim juga juga menjadikan kaum muda yang ingin tampil sehat dan idel sebagai target market mereka, hal ini terlihat jelas saat mereka mengeluarkan produk terbarunya yaitu mie goreng rendah kalori.


Melihat persaingan tersebut, aktivitas ATL dan BTL setiap brand akan sangat menentukan dalam meraih market sharet gula rendah kalori. Tropicana Slim sebagai market leader sweetener tidak boleh tinggal diam menghadapi Diabetasol yang terus berusaha mengambil market sharenya, karena pada prinsipnya mempertahankan market share akan lebih sulit daripada menggapainya, dan Diabetasol juga harus dapat lebih berinovasi dan adaptif dalam menghadirkan produk-produk solusi diabetes, tidak hanya berupa susu dan sweetener saja.

Sunday, December 25, 2016

Mengenal Investasi Reksa Dana yang tepat



Pengertian investasi adalah penyimpanan uang dengan tujuan memperoleh return yang diharapkan lebih besar untuk memenuhi tujuan yang ingin dicapai dengan jangka waktu yang telah ditetapkan atau dapat diartikan juga sebagai suatu pengorbanan dalam bentuk penundaan pengeluaran sekarang untuk memperoleh keuntungan (return) yang lebih baik di masa datang.

Secara sederhana investasi adalah cara seseorang untuk mengelola uangnya baik itu dengan dibelikan property, ditabung atau ditanam ke dalam suatu usaha dengan tujuan mendapat keuntungan setelah masa/periode yang ditentukan sebelumnya.

Instrumen investasi reksadana merupakan salah satu opsi investasi yang layak diambil. Tentu bisa dikombinasikan dengan investasi tanah/properti, emas, deposito dll.

Berikut adalah jenis-jenis reksa dana :

- Reksa dana Saham
Reksadana saham menempatkan dananya minimal 80% ke saham. Sehingga, Anda berpotensi mendapatkan keuntungan yang paling besar daripada reksadana yang lain karena sejalan dengan pertumbuhan pasar samham Indonesia. Namun demikian, resikonya juga paling besar.

- Reksa dana Pasar Uang
Reksadana ini seluruhnya ditempatkan pada deposito, SBI (Sertifikat Bank Indonesia), dan obligasi. Jatuh temponya kurang dari satu tahun. Reksadana ini relatif lebih aman dari pada reksadana lainnya, namun potensi keuntungannya hanya sedikit di atas deposito.

- Reksa dana Campuran
Sesuai namanya, reksadana campuran mengalokasikan dananya di berbagai instrumen keuangan, seperti deposito, obligasi, dan saham. Karena dapat berinvestasi saham, reksadana campuran lebih beresiko. Akan tetapi, hasil return-nya yang lebih tinggi daripada reksadana pendapatan tetap.

- Reksa dana Pendapatan Tetap
Reksadana pendapatan tetap dananya dialokasikan ke obligasi minimal 80%. Return-nya lebih tinggi dari pada reksadana pasar uang. Umumnya, return-nya bisa mencapai lebih dari 10% per tahun.

- Reksa dana Terproteksi
Reksadana terproteksi menempatkan sebagian dananya dalam instrumen obligasi yang  dapat memberikan perlindungan atas nilai investasi pada saat jatuh tempo. Reksadana ini memiliki perlindungan 100% pada nilai pokok investasi jika dicairkan sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan sebelumnya.

Secara risiko, dari jenis reksa dana tersebut yang risikonya dari yang paling rendah hingga ke paling tinggi urutannya adalah reksa dana terproteksi, reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran dan reksa dana saham.

Untuk berinvestasi reksa dana, pertanyaan yang paling penting adalah bukan “kapan” waktu memulainya, tapi “berapa lama” anda akan berinvestasi karena berinvestasi reksadana membutuhkan jangka waktu yang berbeda-beda. Ada yang untuk kurang dari setahun, 1-3 tahun, 3-5 tahun, dan lebih dari 5 tahun. 

Bagaimana cara memilih reksa dana yang tepat?

Dalam memilih reksa dana, cara yang tepat adalah mencocokkan antara tujuan keuangan dengan jenis reksa dananya.
  
Untuk jangka waktu kurang dari setahun, sebaiknya Anda memilih reksa dana pasar uang. Jadi misalkan anda berinvestasi di reksa dana dengan tujuan membayar uang sekolah anak yang akan jatuh tempo 6 bulan lagi, maka bisa berinvestasi pada jenis reksa dana pasar uang.

Untuk investasi 1-3 tahun, Anda dapat memilih reksa dana pendapatan tetap, misalkan punya target bisa mulai DP rumah / apartemen 3 tahun lagi, maka jenis reksa dana yang sesuai adalah reksa dana pendapatan tetap.

Untuk jangka waktu 3-5 tahun, gunakanlah reksa dana campuran, contoh  mau menyekolahkan anak ke luar negeri yang membutuhkan dana besar 5 tahun dari sekarang.

Terakhir, untuk Anda yang menginginkan investasi jangka panjang, yakni lebih dari 5 - 10 tahun, yaitu untuk  mempersiapkan dana pensiun, mempersiapkan warisan untuk anak dan cucu gunakanlah reksa dana saham. Investasi di jenis reksa dana saham bisa saja memberikan hasil besar dalam waktu 1 – 2 tahun, tapi bisa juga rugi namun dengan berinvestasi selama 5 tahun atau lebih, potensi terjadi kerugiannya bisa lebih kecil dan kemungkinan hasil pengembaliannya juga lebih tinggi. Jika anda berencana untuk berinvestasi reksa dana saham untuk lima tahun ke depan, “kapanpun” merupakan waktu yang tepat untuk memulai.
Jangka waktu di atas tidak berarti bahwa reksa dana tidak bisa dicairkan, kita bebas mencairkan kapanpun, hanya saja investasi yang sesuai dengan jangka waktu akan menghindarkan kita dari potensi risiko dan mendapatkan tingkat pengembalian yang wajar.

Sumber : Infovesta, kompas.com, cermati.com

Thursday, October 6, 2016

Jayapura, tanah papua rasa jawa

Apa yang terbayang setelah mendengar kata Jayapura ? Daerah terbelakang ? banyak orang asli Papua ?

Saat kita menginjakan kaki di Jayapura kita tidak akan merasa ada di tanah papua, karena di Jayapura mayoritasnya adalah pendatang yang berasal dari Jawa dan Makassar (Bugis) dan sepanjang jalan kita akan menjumpai rumah makan khas Jawa dan Makasar seperti Ayam Lalapan, Nasi Goreng, Coto Makasar, dll.

Jangan pernah berpikir Jayapura merupakan daerah terbelakang, karena dibandingkan dengan kota-kota kecil di Jawa, Jayapura sudah lebih maju hal ini terbukti dengan sudah masuknya beberapa restaurant fast food seperti KFC, Pizza Hut, Solaria, Excelso, J.co, dan Bread Talk.

Seperti kota-kota besar lainnya di Indonesia, di Jayapura kita juga akan sering menjumpai kemacetan yang cukup panjang dan padat, hal ini karena angkot yang sering berhenti menaikan dan menurunkan penumpang serta jalan yang sempit yang hanya dapat menampung dua kendaraan.

Ada yang special di Jayapura, yaitu saat kota lain menjalani Car Free Day (CFD) di hari minggu, di kota ini CFD diadakan di hari sabtu, kenapa ? karena mayoritas masyarakat di sini beragama nasrani sehingga sibuk beribadah di hari Minggu.