Laman

Friday, July 24, 2015

Belajar kekinian dengan media sosial terbaru Periscope

Saat ini media sosial sudah menjadi bagian penting dalam hidup yang sulit dipisahkan dan sudah menjadi salah satu alat untuk menunjukan diri atau "show off"  kepada orang lain. Kita akan dianggap up to date atau "kekinian" apabila sudah mempunyai akun media sosial terbaru.

Setelah Facebook, Twitter, Instagram dan Path ramai gunakan kini muncul media sosial terbaru bernama Periscope yang tengah ngetrend di kalangan anak muda. Periscope merupakan aplikasi yang memberikan kesempatan bagi penggunanya untuk melakukan live broadcast video atau pengambilan video secara live. Melalui aplikasi ini maka pengambilan video dapat dilakukan dimanapun dan kapan pun dan diperlihatkan kepada pengguna Periscope lainnya di berbagai belahan dunia pada saat itu juga secara langsung.

Saat ini aplikasi Periscope sendiri merupakan milik Twitter sehingga bagi pengguna Periscope akan otomatis terintegrasi dengan twitter. Jadi, ketika anda membuat akun Periscope dan telah punya akun twitter sebelumnya, maka anda bisa log in menggunakan akun Twitter serta follower dan following anda di twitter yang telah memiliki Periscope akan langsung terdeteksi.

Periscope untuk Android sudah tersedia secara gratis di Play Store dan hanya bisa berjalan di Android 4.4 KitKat atau versi yang lebih baru.

 Cukup Log In Menggunakan akun Twitter

 


Contoh video live streaming menggunakan Periscope


Terdapat tampilan durasi video dan jumlah orang yang menonton

Wednesday, July 1, 2015

Keuntungan membangun distribusi melalui e-commerce

Selain pemasaran, ditribusi barang merupakan hal yang sangat penting, tanpa adanya distribusi yang baik maka strategi pemasaran (Marketing Strategy) tidak akan berjalan dengan sempurna.

Banyak jalur yang dapat dipilih dalam mendistribusikan barang seperti melalui jalur traditional channel (pasar tradisional), modern channel (supermarket, minimarket), special channel (apotek, rumah sakit, sekolah) atau e-commerce.

Dengan semakin meleknya masyarakat Indonesia terhadap teknologi dan informasi serta semakin sedikitnya waktu yang dimiliki konsumen untuk berbelanja, membuat e-commerce menjadi pilihan distribusi barang yang cukup menjajikan.

Ada beberapa keuntungan dari e-commerce :
  • Memangkas value chain dari supplier ke pembeli. Dengan adanya e-commerce dapat menghilangkan rantai distribusi seperti agen, ini tentunya dapat membuat harga jual lebih bersaing, contohnya saat ini konsumen sudah dapat membeli tiket pesawat online tanpa harus datang ke agen tour and travel. Dengan adanya e-commerce jalur distribusi menjadi sederhana, semuanya dimulai dan diakhiri dengan pelanggan.
  • Membuat jangkauan lebih luas dalam hal geografis. Saat ingin menonton konser di Jakarta tentunya konsumen tidak perlu datang atau antri tiket box di Jakarta tapi dapat membeli di tiket.com.
  • Mengurangi pembangunan jalur distribusi. Butuh biaya yang sangat besar apabila ingin membangun titik-titik distribusi yang merata seperti membangun toko, merekrut tenaga kerja dan biaya perawatannya, tentunya dengan adanya e-commerce pembangunan dan perawaratan toko maya jauh lebih murah dibanding dengan pembagunan fisik toko.
  • Menciptakan fleksibilitas dalam waktu. E-commerce dapat membuat saluran distribusi bisa terus buka 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu, konsumen tetap dapat membeli ataupun hanya mencari informasi mengenai produk di hari libur atau tengah malam tanpa takut toko akan tutup.
  • Mempermudah membangun experience kepada konsumen. E-commerce juga mempermudah membangun pengalaman membeli kepada konsumen, misal memilih menu pizza di PHD atau baju di Zalora.
Selain keuntungan tersebut, terdapat beberapa kendala yang akan dialami dalam membangun distribusi e-commerce misal, terlalu luasnya wilayah Indonesia sehingga mempersulit dalam hal pengiriman terutama diluar Jawa karena beberapa perusahaan pengiriman barang masih belum mampu menjangkau seluruh wilayah Indonesia, Lambatnya koneksi internet juga dapat menimbulkan permasalah baru misal gagal log in atau gambar produk yang tidak tampak, selain itu rasa percaya konsumen terhadap e-commerce masih minim karena ada rasa ragu dalam hal pembayaran dan pengiriman barang serta masih adanya berita tentang penipuan barang dari e-commerce lainnya.