Laman

Saturday, June 24, 2017

Men are from Mars, Women are from Venus : 18 Guiding Principles of #MarketingInVenus - 3

#MarketingInVenus Principle #13 "Content is only basic, Context is the winning formula"

Untuk memenangkan persaingan di venus, pemasar harus bermain di konteks- how to offer. Sementara konten what to offer – yang bagus adalah keharusan. Tapi itu saja tidak cukup, karena konten adalah persyaratan dasar. Konten hanyalah tiket untuk masuk dalam arena persaingan, bukan untuk ,memenangkan persaingan. Konteks adalah tiket anda untuk memenangkan persaingan di venus.

Tips Sukses di Venus:

1. Slightly different is more important than slightly better. Sebuah produk yang unggul dari segi isi atau content akan lebih mudah ditiru, sementara perbedaan dari segi konteks -how to offer- akan sulit ditiru. Misal, penerbangan lain mungkin bisa meniru pesawat terbang yang digunakan Garuda Indonesia, namun sulit meniru pelayanannya.

2. Perbedaan context ini dapat diwujudkan dengan perbedaan infrastruktur. Contohnya Amazon. Sama-sama menjual buku, namun dengan sentuhan teknologi, membuatnya sama sekali berbeda.

3. Perhatikanlah peripheral marketing! Terutama untuk perusahaan jasa. Saat makan di restoran, terkadang yang dibeli pelanggan bukanlah hidangan, melainkan suasana di sekitarnya.

#MarketingInVenus Principle #14 "Product and service should be an experience."

Di venus semua produk dan layanan yang diberikan harus mampu memberikan memorable experience kepada pelanggan. Tanpa itu, produk anda akan dianggap sekadar sebagai komoditi, bahkan jika mempunyai ekuitas merek yang hebat sekalipun.

1. Gunakan konsep Sense-Feel-Think-Act-Relate-nya Bernard Schmitt secara efektif. Rangsang lima panca indra pelanggan, berikan pemandangan yang indah, bau yang enak, dan sentuhan yang nyaman agar pelanggan bisa feel good. Kemudian bawa pikiran mereka untuk think positive. Setelah itu pancing pelanggan untuk Act secara lebih aktif kepada produk. Akhirnya, dorong mereka untuk relate, relationship dengan teman-teman dan koneksinya.

2. Jangan putus asa untuk selalu meningkatkan "derajat" produk dan layanan dari sekadar commodities, menjadi goods, kemudian service, dan akhirnya excellence.

3. Sekali produk dan layanan menghasilkan pengalaman di benak pelanggan, biasanya akan perusahaan akan mendapat berkah berupa komunikasi yang murah. Apa itu? Word of Mouth! Pelanggan yang puas pasti kan menceritakan keunggulan produk kepada rekan-rekannya

 #MarketingInVenus Principle #15 "Pricing must be easy to understand"
Pricing harus gampang dipahami pelanggan venus. Memang harga produk tidak boleh murah, namun lebih dari itu kebijakan harga juga tak boleh rumit sehingga sulit dimengerti. Harga tidak boleh berubah-ubah setiap saat, karena penduduk venus akan bingung, berapa harga sebenarnya. Jika sudah terjadi hal seperti ini, penduduk venus akan berfikir bahwa si produsen sebenarnya menipu dia dengan menerapkan kebijakan harga yang tidak konsisten. Apalagi jika harga yang diberikan tidak sesuai dengan perceived value-nya.

Tips sukses di Venus:

1. Miliki kebijakan harga yang konsisten! Hayati pricing policy yang dimiliki. Pertimbangkan sisi customer, jangan hanya cost. Ingat, pricing is about positioning.

2. Kendalikan pricing di saluran distribusi. Perhatikan pricing yang dibentuk melalui jalur distribusi yang berbeda. Pastikan pricing yang sampai di benak pasar adalah sama dan tidak membingungkan.

3. Komunikasikan harga secara tepat! Cantumkan harga produk pada kemasannya. Melalui komunikasi harga yang tepat, konsumen akan memahami apakah produk yang kana mereka beli masuk ke kategori mahal, sedang atau murah.

#MarketingInVenus Principle #16 "Community is the best channel"

Saluran distribusi yang baik di venus adalah komunitas. Wanita paling suka diasosiasikan dengan sebuah komunitas. Dan teknologi informasi telah menghasilkan sebuah komunitas dunia yang begitu besar, deimana para anggota komunitas biasa saling ngobrol, bercengkrama, mengagumi, mengkritisi dan berbagi rasa selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu, 365 hari setahun.

Tips sukses di Venus:

1. Bentuklah komunitas konsumen! Jika sudah terbentuk, fasilitasi dan dukunglah kegiatan komunitas tersebut.
2. Usahakan agar merek bisa menjadi simbol komunitas tertentu, sehingga bisa menjadi bagian dari gaya hidup konsumen yang diincar
3. Terlibatlah secara aktif dalam kegiatan komunitas tersebut untuk menyelami kebutuhan dan keinginan mereka

#MarketingInVenus Principle #17 "Personal conversation is the most effective communication"

Karena itu, komunikasi personal, bukannya pengiklanan massal, merupakan media komunikasi yang paling efektif di Venus. Di sini, pendekatan komunikasi broadcasting menjadi tidak relevan lagi dan karenanya harus diganti dengan pendekatan pointcasting, sehingga interaksi people-to-people atau peer-to-peer kemudian menemukan critical mass-nya di venus. Yang terpenting dalam interaksi people-to-people adalah interaktivitas pada level sejajar dan egaliter.

1. Lakukan judo marketing. Gunakan kekuatan konsumen utnuk melakukan promosi. Pemasar perlu mengindentifikasi informal leader di kalangan pelanggan, khususnya opinion leader. Pilih yang bersifat emotif yaitu yagn mudah menerima hal baru dan mau membagi pendapatnya kepada orang lain.

2. Buatlah cerita, mitor, atau berita-berita menarik mengenai produk dan perusahaan agar menjadi bahan pembicaraan di kalangan konsumen

3. Metode ini sangat cocok digunakan untuk mendongkrak penjualan sekaligus membangun citra perusahaan.

#MarketingInVenus Principle #18, "Relationship is the key of successful selling"

Prinsip terakhir dari the guiding principles of marketing in Venus adalah mengenai penjualan atau selling. Dapat dikatakan bahwa pelanggan di venus paling tidak suka digurui dalam penjualan. Mereka lebih menyukai relationship. Ciptakan dan peliharalah relationship jangka panjang, kami yakin anda akan dapat meningkatkan share of wallet dari pelanggan anda.

1. Membina hubungan dengan seluruh pelanggan adalah mutlak, namun tentu saja dengan gradasi yang berbeda. Bina hubungan yang erat dengan pelanggan yang memiliki lifetime value tinggi, yaitu pelanggan atau calon pelanggan yang punya potensi untuk berhubungan jangka panjang dan memiliki value yang besar untuk membeli.

2. Selain melakukan customer deepening, yaitu yaitu berusaha menjual produk yang sama secara berulang dengan kuantitas yang lebih banyak, usahakan pula untuk melakukan customer widening, yaitu tawarkanlah beragam produk pada konsumen yang sama.
3. Jangan lupa, bila perlu lakukan customization! Modifikasi produk yang dijual sesuai dengan keperluan mereka, bila tidak, padukan produk dengan servis atau dengan produk lain sehingga bisa memenuhi kebutuhan pelanggan tersebut. 

Sumber : Marketeers

No comments:

Post a Comment